Seno Yendra kembali ke tahun 1984. Melihat istrinya yang sedang hamil, Ruri Puspa, dia bertekad untuk berubah demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi istri dan calon anaknya. Dia mulai mencari nafkah dengan mengumpulkan barang rongsokan, hingga perlahan membuat Ruri memandangnya dengan cara berbeda.