Hendra, Joni, Bimu, dan Joko memutuskan keluar dari sistem perkeretaapian dan memulai jalan masing-masing. Namun, Joko didiagnosis mengidap kanker hati dan akhirnya meninggal. Istrinya, Sari, tanpa pelindung. Agus bertubi-tubi mempersulit dan melecehkannya. Sari pun terpaksa kembali mencari pertolongan Hendra.